Tehnik Fundamen Permainan Kasti (Dan Gambarnya Komplet)

Tehnik Fundamen Permainan Kasti (Dan Gambarnya Komplet)

Kasti adalah semacam permainan olahraga bola. Permainan kasti ini sering dimainkan oleh beberapa anak yang masih tetap duduk di kursi Sekolah Fundamen (SD). Tehnik fundamen permainan kasti termasuk cukuplah gampang buat beberapa anak kecil.

Langkah bermainnya yang simpel, yakni dengan pemain dipisah ke 2 regu/barisan, salah 1 mendapatkan gantian menjaga, serta yang satunya lagi mendapatkan gantian untuk memukul. Pasti, disiapkan beberapa pos yang telah dikasih sinyal dengan memakai tiang, yang mana pemain serang (mendapatkan gantian memukul) jangan “digebok” atau dibuang dengan bola.

Pemain serang bergiliran akan memukul bola yang diumpan atau diberi oleh salah seorang pemain jaga. Pemain menjaga yang berjaga di atas lapangan berusaha untuk tangkap pukulan dari pemain serang.

Waktu bola terpukul, pemain serang lalu lari ke arah pos yang setelah itu, atau “pulang ke rumah” yang dikasih batas dengan satu garis. Bila pemain yang tengah lari ke arah pos atau pulang justru “digebok”, karena itu dipastikan bila dianya mati serta ke-2 regu sama-sama bertukar. Yang awalannya regu serang bertukar jadi regu menjaga, begitupun sebaliknya.

Disamping itu, pemain serang yang sukses pulang ke rumah mendapatkan 1 angka. Regu yang sukses mendapatkan atau mengumpulkan angka paling banyak di waktu laga usai, dipastikan untuk pemenangnya.

Permainan ini sendiri memakai gerak fundamen lari, memukul bola dengan satu tongkat, tangkap serta melempar. Di permainan kasti edmodo , terdiri dari 2 base dengan jarak minimum ialah 20 mtr.. Lalu, bagaimana tehnik fundamen permainan kasti ini dilaksanakan? Di bawah ini tehnik fundamen dan gambarnya komplet.

A. Melempar Bola
Sebelum kita lemparkan bola, terlebih dulu kita harus ketahui bagaimanakah cara memgang bola yang benar dan baik.

Oleh karena itu, langkah menggenggam bola dengan benar dan baik, sebagai berikut :
Peganglah bola dengan memakai semua jemari tangan
Peganglah bola dengan erat
Jarak antar jemari tangan seharusnya tidak rapat

1. Melempar Membumbung
Lemparan membumbung ini mempunyai arah untuk memberi bola pada rekan yang terletak cukup jauh. Tehnik ini dipakai oleh sang pelempar.

Bila kita jadi seorang pelempar, karena itu kita harus dapat mengorbitkan bola sesuai dengan dari keinginan pemukul. Bola yang dilambungkan secara benar ialah tempat bola di antara pusar serta dada.

Langkah lakukan lemparan membumbung :
Pandangan konsentrasi ke depan
Berdirilah dengan cara menyamping, dengan kaki kiri di muka serta kaki kanan di belakang
Bukalah kaki dengan lebar
Luruskan lutut kaki kiri dan bengkokan lutut kaki kanan
Tangan kanan menggenggam bola yang akan dibuang
Luruskan tangan kiri sejajar dengan pundak serta ada dibagian depan
Lemparkanlah bola dari atas kepala, hingga bola yang dibuang dapat membumbung dengan tinggi

2. Melempar Lurus atau Datar
Tehnik lemparan ini umumnya dipakai untuk melempar pelari atau pemukul. Pakailah tenaga seperlunya atau sekedarnya saja, hingga lemparan yang dilaksanakan tidak keras atau justru begitu perlahan.

Tehnik lemparan yang satu inini memerlukan kecepatan serta ketepatan. Target yang diincar adalah sisi punggung atau pantat dari sang pelari atau pemukul.

Langkah lakukan lemparan lurus atau datar :
Pandangan konsentrasi ke depan
Beridir dengan cara menyamping dengan memakai kaki kiri di muka serta kaki kanan di belakang
Bukalah kaki dengan lebar
Luruskan lutut kaki kiri serta bengkokkan lutut kaki kanan
Tangan kanan menggenggam bola serta membengkokkan sikut sebesar 90 derajat
Luruskan tangan kiri supaya sejajar dengan pundak serta ada di muka
Lemparkan bola sejajar dari kepala, hingga jalannya bola yang dibuang ini sejajar dengan dada
Turuti jalannya lemparan bola itu dengan tangan
Kerjakan dengan berkali-kali, hingga hasil lemparan di saat setelah itu dapat semakin lebih baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *